Navigation: Blog Online » Browse All Blogs
» Psikologi Perkembangan
» Cara Mencegah Post Power Syndrome
Cara Mencegah Post Power Syndrome
Alhamdulillah setelah menjalani pensiun saya tidak terkena post power syndrome atau gejala paska kekuasaan. Selain bekal agama, asal-usul saya yang keturunan orang desa ini juga telah memperkuat mental saya. Meskipun dilihat dari segi materi memang ada perbedaan namun tak terlalu mempengaruhi kehidupan saya dan keluarga secara ekstrim. Hidup dan kehidupan saya berjalan seperti biasa.
Post power syndrom memang sering menghantui para pejabat yang baru saja atau akan menjalani pensiun. Mereka tentu mempunyai rasa takut jika nanti ini dan itu. Perasaan itu memang manusiawi namun mau tidak mau masa pensiun harus diterima dan sikapi dengan baik dan benar.
Jika beberapa bulan setelah pensiun terdapat tanda-tanda terjadinya post power syndrommaka keluarganya harus memberikan nasihat atau saran agar gejala paska kekuasaan itu berlarut-larut. Keluarga terdekat, isteri/ suami dan anak-anaknya harus memulihkan kondisi penderita agar kembali ke kehidupan semula.
Beberapa upaya yang dapat dilakukan guna mencegah terjadinya post power syndrome sebagai berikut :
- Penguatan pemahaman bahwa pensiun adalah seleksi alami, yang tua pada saatnya harus menyerahkan tongkat estafet kepada yang lebih muda ( legowo)
- Mensyukuri nikmat Tuhan atas selesainya pengabdian dengan selamat.
- Mensyukuri nikmat Tuhan berupa kesehatan.
- Meningkatkan kualitas ibadah, memperdalam ilmu agama dan kesalehan sosial lainnya.
- Melakukan aktifitas yang positif misalnya olahraga secara teratur, melanjutkan hobi yang terputus, berkebun, membaca, menulis artikel dan kegiatan positif dan bermanfaat lainnya.
- Bergabung dalam organisasi kemasyarakatan, organisasi sosial, dan organisasai keagamaan.
- Merubah pola pikir, ucapan dan pola tindak dari mental penguasa menjadi manusia biasa.
- Jangan terus-terusan minta dpuji dan dilayani, sebaiknya rendah hati.
Dengan upaya-upaya diatas Insya Allah post power syndrome tak akan mendekat.
Referensi
dreamscometruela.org
Tags: Mencegah Post Power Syndrome
Blog Menarik Lainnya
|